Hello, kenalan lagi yuk, aku Irene. Kali ini aku mau cerita sedikit tentang peran baru yang sedang aku jalani, dan bagaimana akhirnya aku belajar menerima diriku sendiri.

Setelah resign dari pekerjaanku sebagai guru dan melahirkan anak pertama, aku sempat merasa krisis identitas. Aku sering bertanya, “Aku ini siapa sekarang?” dan merasa kurang nyaman dengan label baru sebagai Ibu Rumah Tangga atau Stay Home Wife.
Di dalam hati, aku menolak keadaan itu. Aku insecure, membandingkan diri dengan teman-teman yang bekerja sekaligus jadi ibu.
Tapi suamiku selalu mengingatkan, apa yang aku lakukan juga luar biasa. Katanya, banyak ibu yang justru ingin bisa berada di posisiku: menjaga anaknya sendiri di rumah. Dari situ aku mulai belajar membuka hati, berdialog dengan diri sendiri, dan mensyukuri nikmat yang Allah kasih.
Sampai akhirnya aku bisa menerima peranku sekarang. Aku seorang Ibu Rumah Tangga dengan satu anak perempuan yang sehat dan aktif, sekaligus istri dari suami yang bekerja sepenuh hati (dan sesekali mengajakku makan Sushi-Tei atau Gyu-Kaku).
Sekarang aku justru menikmati hari-hari ini: melihat tumbuh kembang anak tanpa terlewat, tidur siang bersamanya, bahkan sekadar menunggu suami pulang kerja pun bisa jadi mood booster. Aku sadar, ini rezeki yang tidak semua ibu atau istri bisa rasakan.
Begitulah, ternyata “rumput tetangga memang selalu terlihat lebih hijau.” Tapi kalau kita belajar menerima dan bersyukur, kita bisa benar-benar menikmati rumput di halaman sendiri. 🌱✨
Love,
Irene Arenas