
Hi, semoga kita semua dalam keadaan yang baik selalu ya. Anyways, di postingan sebelumnya kan aku pernah menyinggung tentang core memories, nah sekarang aku mau share salah satu yang sayang banget kalau sampai hilang. Jujur, detailnya aku mulai lupa sih. Jadi, sebelum semakin blur semuanya yuk lanjut ke Honeymoon Story!
Disclaimer dulu: dear suamiku, kalau kamu baca ini dan ada yang salah atau missed, langsung personal chat ya.
Selamat Datang di Solo!
Solo atau Surakarta jadi pilihan pertama kami. Sejujurnya ini ide ku, karena ada satu destinasi yang sudah lama ingin aku datangi. Selain itu, aku dan suamiku sama-sama suka kulineran, jadi Solo rasanya pas banget buat kami. Kami berangkat dengan mobil pribadi supaya lebih santai dan fleksibel. Bisa dibilang ini sih road trip honeymoon.
Kami menginap di Nata Azana Hotel, beralamat di Jl. Moh. Yamin No. 25, Kratonan, Kec. Serengan, Kota Surakarta. Waktu itu (2023) hotelnya masih cukup baru, jadi semua terasa fresh. Dari pelayanan sampai kualitas kamar, jujur aku kasih dua jempol. Kami memang sengaja tidak mengambil paket sarapan, karena niat awalnya mau fokus kuliner di luar.
Hari Pertama di Solo: Pracima Tuin dan Kuliner Malam
Setelah check in dan istirahat sejenak di hotel, kami bersiap menuju destinasi pertama: Pracima Tuin. Ini dia tempat yang dari dulu pengen banget aku datangi.
Sedikit info, Pracima Tuin adalah restoran yang berada di kompleks Keraton Mangkunegaran. Suasananya elegan, gabungan heritage Jawa dan sentuhan Eropa.

Makanan yang kami pesan saat itu benar-benar bikin surprised, enak banget! Kebetulan kami berdua pesan menu daging dan rasanya juara banget! Pracima Tuin gak cuma tempatnya yang aesthetic, tapi makanannya juga TOP!
Well, pepatah ada harga ada rupa tepat sih. Suatu saat kalau ada rezeki, aku pasti mau balik lagi. Jadi, yes, aku rekomendasikan banget ke sini minimal sekali seumur hidup.
Menjelang magrib, kami balik ke hotel sebentar untuk shalat. Tapi masa ke Solo gak kuliner malam? Jadi kami lanjut lagi untuk icip-icip hehehe
Nasi Liwet Bu Wongso Lemu

Nasi liwet memang terkenal makanan khas dari Solo. Kayaknya saat itu adalah pertama kalinya suamiku makan nasi liwet, kalau aku sih sudah beberapa kali. Kami pesan satu porsi berdua, bukan mau romantis-romantisan, tapi biar masih bisa lanjut kuliner lagi
Susu Shi Jack

Kedai susu plus angkringan yang hits di Solo. Kami pesan segelas susu dan satu piring sate angkringan untuk berdua. Tempat ini cocok banget buat nongkrong santai sambil ngobrol sampai ngantuk.
Nah setelah dari Susu Shi Jack, kami akhirnya kembali ke hotel dan istirahat.
Hari Kedua di Solo : Kuliner Pasar Gedhe
Pagi setelah beres shalat subuh, kami mandi dan bersiap-siap untuk eksplor kuliner lagi. Yup, kami cukup bersemangat memulai hari, demi memanjakan lidah dan perut ini hehehe
Tujuan utama kami yaitu menuju Pasar Gedhe Solo.

Pasar ini bukan cuma pusat belanja, tapi juga surga kuliner. Dari makanan tradisional sampai yang kekinian, semua ada di sini. Yuk mari~
Dawet Yu Dermi

Dawet ini viral banget dan ramai pembeli. Lokasinya di lantai dasar, jadi masuk lewat pintu utama. Walau bukan weekend, kedainya tetap penuh pelanggan. Kami sampai harus nyempil duduk di antara orang orang yang sedang antre. Rasanya segar, light, manisnya pas, dan aku sih cocok sama dawet ini. Beda sama yang aku coba di Ponorogo.
Vi Pho 9

Makanan ini ada di lantai 2 Pasar Gedhe. Buat yang belum tahu, pho itu sup mie khas Vietnam dengan kuah kaldu yang gurih. Surprisingly, rasanya autentik banget, gak kalah sama resto besar di Jakarta.
Uma Yumcha Dimsum

Dimsum ini juga di lantai 2. Viral, ramai, tapi untungnya kami datang pagi jadi masih dapat tempat duduk. Menurutku rasanya OK juga, memang full dagingnya gak kebanyakan tepung. Dimsum ini juga udah punya beberapa cabang lho, gak heran sih, enak soalnya!
Oleh-Oleh Khas Solo

Sebelum ke hotel, kami sempat membeli Surabi Notosuman yang legendaris untuk bekal perjalanan selanjutnya. Suamiku sih suka banget ya kayanya. Makanan ini banyak yang mirip, tapi tetap belum ada yang ngalahin aslinya (menurutku).
Lanjut Part 2
Jam 12 siang kami check out dari hotel. Honeymoon belum selesai, karena destinasi berikutnya adalah Dieng, Banjarnegara. Ceritanya akan aku tulis di Honeymoon Part 2. Stay tuned ya!

Begitulah cerita honeymoon sederhana kami di Solo. Walau singkat, perjalanan ini tetap jadi kenangan indah yang selalu hangat kalau diingat.
Love,
Irene Arenas
Ceritanya udah bener semua kok beb.
Favorit aku Pracima Tuin, Susu Shi Jack, Dawet Yu Dermi, dan Serabi Notosuman. Lah ini mah semuanya yak? hahahaha.
Ya emang kita berdua suka kulineran sih. Jadi semua favorit hahahahah
Regards,
Suamik ❤️